Hierarki Data

 

Hierarki Data (Data Hierarchy)

Data harus disusun secara teratur agar pengolahannya dapat dilakukan dengan baik dan efisien. Pengorganisasian data dapat dibagi dalam enam tingkatan, yaitu :

  1. Bit adalah suatu sistem angka biner yang terdiri atas dua macam nilai saja, yaitu 0 dan 1. Sistem angka biner merupakan dasar dasar yang dapat digunakan untuk komunikasi antara manusia dan mesin (komputer) yang merupakan sekumpulan komponen elektronik dan hanya dapat membedakan dua keadaan saja (on dan off). Jadi bit adalah unit terkecil dari pembentuk data.
  2. Byte adalah bagian terkecil yang dapat dialamatkan dalam memori. Byte merupakan sekumpulan bit yang secara konvensional terdiri atas kombinasi delapan bit. Satu byte digunakan untuk mengkodekan satu buah karakter dalam memori. Contoh: Kode Ascii untuk J ialah 10101010. Jadi byte adalah kumpulan bit yang membentuk satu karakter (huruf, angka, atau tanda). Dengan kombinasi 8 bit, dapat diperoleh 256 karakter (= 2 pangkat 8).
  3. Field atau kolom adalah unit terkecil yang disebut data. Field merupakan sekumpulan byte yang mempunyai makna. Contoh: Joni yang merupakan field nama.  Jadi field ibarat kumpulan karakter yang membentuk suatu kata.
  4. Record atau baris adalah kumpulan item yang secara logic saling berhubungan. Setiap record dapat dikenali oleh sesuatu yang mengenalinya, yaitu field kunci. Gambar 1 merupakan contoh dari record. Jadi record ibarat kumpulan kata yang membentuk satu kalimat yang berarti, misal gambar 1 mewakili kalimat: Joni memenmpuh mata kuliah MIS (kode IS101) dengan nilai A.
  5. File atau tabel adalah kumpulan record yang sejenis dan secara logic berhubungan. Pembuatan dan pemeliharaan file adalah faktor yang sangat penting dalam sistem informasi manajemen yang memakai komputer. Jadi tabel ibarat kumpulan baris/record yang membentuk satu tabel yang berarti, misal gambar 2 mewakili tabel nilai mata kuliah MIS.
  6. Database merupakan kumpulan file-file yang berhubungan secara logis dan digunakan secara rutin pada operasi-operasi sistem informasi manajemen. Semua database umumnya berisi elemen-elemen data yang disusun ke dalam file-file yang diorganisasikan berdasarkan sebuah skema atau struktur tertentu, tersimpan di hardware komputer dan dengan software untuk melakukan manipulasi data untuk kegunaan tertentu. Jadi, suatu database adalah menunjukkan suatu kumpulan tabel yang dipakai dalam suatu lingkup perusahaan atau instansi untuk tujuan tertentu. Contoh suatu database adalah database akademik yang berisi file-file: mahasiswa, dosen, kurikulum, dan jadwal yang diperlukan untuk mendukung operasi sistim informasi akademik. Contoh suatu database sederhana ditunjukkan oleh gambar 3.

Hirarki semua data diatas ditunjukkan pada gambar 4.

Iklan

Cara Bermain Sebagai Pivot

Si ‘Pivot’

Pada olahraga sepakbola, kita sering mendengar istilah “Target Man”. Posisi ini juga ada pada olahraga futsal. Pemain yang berada di depan, seringkali berada di tengah pertahanan lawan disebut sebagai “Pivot”. Pivot yang hebat memiliki 2 kualitas di bawah ini:

  1. Mereka dapat menjadi titik pusat dari serangan, menjadi pivot dan memberikan ruang untuk rekan setimnya, dan membawa rekan setimnya ikut serta dalam serangan, seringkali menciptakan kesempatan emas bagi rekan-rekannya untuk melakukan shooting dan menciptakan gol melalui kemampuannya mengontrol & menahan bola dan melakukan operan terobosan.
  2. Apabila mereka kuat dan cepat, serta memiliki teknik yang baik, Pivot dapat berputar melewati pemain yng menjaga mereka, menciptakan kesempatan emas bagi mereka sendiri.

Apabila dilakukan dengan baik, posisi ini akan memberikan mimpi buruk bagi pemain bertahan lawan, membuat mereka sibuk dan tertekan dalam permainan.

Skill yang Dibutuhkan Pivot

Saat memilih seseorang untuk memainkan peran sebagai pivot, anda harus memperhatikan beberapa hal berikut:

  • Kekuatan: Pemain ini tidak selalu harus bertubuh tinggi besar, namun mereka harus dapat mengontrol bola dengan baik dan menahannya dari tekanan dan jangkauan pemain bertahan lawan.
  • Antisipasi: Untuk membaca operan yang datang, dan menyambut operan terobosan atau rebound untuk menciptakan kesempatan mencetak gol.
  • Teknik: Pivot harus bisa menerima dan mengontrol operan dengan cepat, serta memiliki kemampuan dribbling dan ballkeeping untuk berputar melewati pemain bertahan lawan.
  • Kecepatan: Supaya dapat berputar melewati lawan dengan cepat dan membuat pergerakan menusuk ke pertahanan lawan.
  • Akurasi: Akurasi untuk mencetak gol dan melakukan passing kepada rekan satu tim di saat kesempatan datang.

Dengan melatih teknik-teknik dasar tersebut, anda bisa menjadi Pivot yang baik, namun anda juga harus memiliki pengetahuan taktis. Berikut ini adalah sedikit contoh taktis tentang cara bermain sebagai Pivot:

Pergerakan Tanpa Bola – Jadilah Target Man, Ciptakan Ruang untuk Rekan Setim Anda

Bahkan tanpa bola, pivot memegang posisi yang penting. Dengan mengambil posisi yang sangat jauh di pertahanan musuh, mereka terus memberikan ancaman bagi tim lawan, menarik satu pemain bertahan lawan, sehingga menciptakan ruang vertikal (memanjang, dari sisi pertahanan kita ke pertahanan lawan) yang lebih banyak untuk menyerang. Ruang vertikal sangat penting. Orang-orang sering berbicara tentang memanfaatkan ruang horizontal / lebar lapangan dalam menyerang, namun anda tidak boleh melupakan ruang vertikal tersebut. Itu adalah kunci sebuah tim untuk dapat memperbayak ruang di pertahanan lawan, sehingga memberikan banyak opsi bagi tim yang menyerang, dan membuat kesulitan bagi tim yang bertahan.

Menerima bola – Gunakan sol sepatu anda, dan berdirilah menyamping

Kedengarannya mudah untuk menerima operan, namun semua orang yang bermain sebagai Pivot tahu, bahwa semua pemain bertahan yang cukup memahami permainan akan melakukan tekanan yang konstan pada mereka. Untuk mengatasi hal ini, Pivot harus berdiri pada posisi yang benar saat menerima bola. Secara teori, mereka harus menerima bola dengan posisi badan yang agak menyamping. Pada semua diagram di halaman ini, anda akan melihat, bahwa semua pivot digambarkan dalam posisi menyamping, bukan dengan posisi membelakangi gawang 180 derajat. Bermain dengan posisi menyamping dapat berguna bagi semua posisi di lapangan. Hal ini sangat penting, sampai-sampai kami ingin mengulas hal ini dalam sebuah artikel khusus, namun lebih penting lagi untuk pivot. Hal ini memberikan keuntungan bagi pivot untuk mendapatkan sudut pandang yang baik (dapat melihat rekan 1 tim sekaligus posisi dari pemain bertahan yang menjaga mereka), juga menambah kekuatan tumpuan untuk menahan tekanan yang akan dilakukan pemain bertahan lawan, sambil menerima passing secara aman dari jangkauan pemain lawan.

Pergerakan dengan bola – buat kesempatan untuk rekan setim, atau anda sendiri!

Setelah menerima bola, pivot harus menggunakan seluruh kemampuan dan kelihaiannya untuk menjaga bola tersebut supaya tidak direbut oleh pemain bertahan lawan. Jika pemain bertahan sampai mengambil posisi yang salah, seperti berada terlalu menyamping dari pivot, atau menempel terlalu ketat, maka pivot dapat berputar balik dan melewati pemain bertahan tersebut. Beberapa pivot mengatakan, saat terbaik untuk berputar adalah saat mereka merasakan lengan pemain bertahan menyentuh tubuh mereka  – biasanya hal tersebut terjadi di saat pemain bertahan sudah berada di posisi yang salah. Cobalah bereksperimen berdasarkan contoh ini, cobalah berputar ke kedua arah (kiri dan kanan), dan lihat yang manakah yang paling efektif (arah anda berputar dapat berbeda, tergantung posisi pemain bertahan dan kaki utama mereka). Namun, lebih sering daripada berputar, lebih baik untuk memberikan operan kepada rekan setim yang membantu menyerang dan berlari ke arah pertahanan musuh. Diagram di bawah menggambarkan situasi tersebut

Pergerakan dengan bola – buat kesempatan untuk rekan setim, atau anda sendiri!

Setelah menerima bola, pivot harus menggunakan seluruh kemampuan dan kelihaiannya untuk menjaga bola tersebut supaya tidak direbut oleh pemain bertahan lawan. Jika pemain bertahan sampai mengambil posisi yang salah, seperti berada terlalu menyamping dari pivot, atau menempel terlalu ketat, maka pivot dapat berputar balik dan melewati pemain bertahan tersebut. Beberapa pivot mengatakan, saat terbaik untuk berputar adalah saat mereka merasakan lengan pemain bertahan menyentuh tubuh mereka  – biasanya hal tersebut terjadi di saat pemain bertahan sudah berada di posisi yang salah. Cobalah bereksperimen berdasarkan contoh ini, cobalah berputar ke kedua arah (kiri dan kanan), dan lihat yang manakah yang paling efektif (arah anda berputar dapat berbeda, tergantung posisi pemain bertahan dan kaki utama mereka). Namun, lebih sering daripada berputar, lebih baik untuk memberikan operan kepada rekan setim yang membantu menyerang dan berlari ke arah pertahanan musuh. Diagram di bawah menggambarkan situasi tersebut (tim biru menyerang ke bawah).

Pengertian DataBase

1. Basis Data dan DBMS.

Basis data (database) adalah kumpulan data yang disimpan secara sistematis di dalam komputer yang dapat diolah atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak (program aplikasi) untuk menghasilkan informasi. Pendefinisian basis data meliputi spesifikasi berupa tipe data, struktur data dan juga batasan-batasan pada data yang akan disimpan. Basis data merupakan aspek yang sangat penting dalam sistem informasi karena berfungsi sebagai gudang penyimpanan data yang akan diolah lebih lanjut. Basis data menjadi penting karena dapat mengorganisasi data, menghidari duplikasi data, menghindari hubungan antar data yang tidak jelas dan juga update yang rumit.

Proses memasukkan dan mengambil data ke dan dari media penyimpanan data memerlukan perangkat lunak yang disebut dengan sistem manajemen basis data (database management system | DBMS). DBMS merupakan sistem perangkat lunak yang memungkinkan pengguna basis data (database user) untuk memelihara, mengontrol dan mengakses data secara praktis dan efisien. Dengan kata lain, semua akses ke basis data akan ditangani oleh DBMS. DBMS ini menjadi lapisan yang menghubungkan basis data dengan program aplikasi untuk memastikan bahwa basis data tetap terorganisasi secara konsisten dan dapat diakses dengan mudah.

Ada beberapa fungsi yang harus ditangani DBMS seperti mengolah pendefinisian data, menangani permintaan pengguna untuk mengakses data, memeriksa sekuriti dan integriti data yang didefinisikan oleh DBA (Database Administrator), menangani kegagalan dalam pengaksesan data yang disebabkan oleh kerusakan sistem maupun media penyimpanan (disk) dan juga menangani unjuk kerja semua fungsi secara efisien. Tujuan utama DBMS adalah untuk memberikan tinjauan abstrak data kepada pengguna. Jadi sistem menyembunyikan informasi tentang bagaimana data disimpan, dipelihara dan juga bisa diakses secara efisien. Pertimbangan efisien di sini adalah rancangan struktur data yang kompleks tetapi masih bisa digunakan oleh pengguna awam tanpa mengetahui kompleksitas strukturnya.

2. Pembagian basis data.

Menurut jenisnya, basis data dapat dibagi menjadi:

a. Basis data flat-file.

Basis data ini ideal untuk data berukuran kecil dan dapat dirubah dengan mudah. Pada dasarnya, basis data flat-file tersusun dari sekumpulan string dalam satu atau lebih file yang dapat diurai untuk mendapatkan informasi yang disimpan. Basis data flat-file cocok untuk menyimpan daftar atau data yang sederhana dan dalam jumlah kecil. Basis data flat-file akan menjadi sangat rumit apabila digunakan untuk menyimpan data dengan struktur kompleks walaupun dimungkinkan pula untuk itu. Beberapa kendala dalam menggunakan basis data jenis ini adalah rentan pada korupsi data karena tidak adanya penguncian yang melekat ketika data digunakan atau dimodifikasi dan juga adanya duplikasi data yang mungkin sulit dihindari. Salah satu tipe basis data flat-file adalah file CSV yang menggunakan pemisah koma untuk setiap nilainya.

b. Basis data relasional.

Basis data ini mempunyai struktur yang lebih logis terkait cara penyimpanan. Kata “relasional” berasal dari kenyataan bahwa tabel-tabel yang ada di basis data relasional dihubungkan satu dengan lainnya. Basis data relasional menggunakan sekumpulan tabel dua dimensi yang masing-masing tabel tersusun atas baris (tupel) dan kolom (atribut). Untuk membuat hubungan antara dua atau lebih tabel, digunakan key (atribut kunci) yaitu primary key di salah satu tabel dan foreign key di tabel yang lain. Saat ini, basis data relasional menjadi pilihan utama karena keunggulannya. Program aplikasi untuk mengakses basis data relasional menjadi lebih mudah dibuat dan dikembangkan dibandingkan dengan penggunaan basis data flat-file.

Beberapa kekurangan yang mungkin dirasakan di basis data jenis ini adalah implementasi yang lebih sulit untuk data dalam jumlah besar dengan tingkat kompleksitasnya yang tinggi. Selain itu, proses pencarian informasi juga menjadi lebih lambat karena perlu menghubungkan tabel-tabel terlebih dahulu apabila datanya tersebar di beberapa tabel. Namun, terlepas dari beberapa kekurangannya, basis data relasional telah digunakan secara luas. Saat ini, basis data relasional telah banyak dimanfaatkan oleh perusahaan-perusahaan dari skala kecil, menengah hingga besar. Beberapa basis data ternama yang ada saat ini, baik yang berasal dari sumber terbuka (open source) atau yang komersil, adalah juga basis data relasional.

Contoh beberapa basis data.

Berikut ini adalah contoh beberapa basis data relasional yang paling banyak digunakan.

  • Basis data MySQL

  • Basis data Oracle

  • Basis data Microsoft SQL Server

  • Basis data MariaDB

Teknik Pencarian

Teknik pencarian adalah suatu teknik atau cara yang dilakukan untuk mencari solusi dari suatu permasalahan dengan sekumpulan kemungkinan yang ada. Empat kriteria yang dapat  digunakan untuk mengukur perfomansi teknik pencarian :

  1. Completeness artinya apakah teknik yang digunakan akan menjamin penemuan solusi jika solusinya memang ada
  2. Time complexity artinya berapa lama waktu yang diperlukan
  3. Space complexity artinya berapa banyak memori yang diperlukan
  4. Optimality artinya apakah teknik yang digunakan akan menjamin menemukan solusi yang terbaik jika terdapat beberapa solusi berbeda

Teknik pencarian ada dua jenis, yaitu :

  1. Pencarian buta (blind search) yaitu tidak terdapatnya informasi awal yang digunakan dalam proses pencarian. Ada dua jenis pencarian buta (blind search) :
  2. Pencarian melebar pertama (Breadth – First Search)

Pada Breadth – First Search semua node pada level n akan dikunjungi terlebih dahulu sebelum mengunjungi node-node pada level n+1. Pencarian dimulai dari node akar terus ke level 1 dari kiri ke kanan, kemudian berpindah ke level berikutnya dari kiri ke kanan hingga solusi ditemukan. Keuntungannya :

  • Tidak akan menemui jalan buntu, menjamin ditemukannya solusi (jika solusinya memang ada) dan solusi yang ditemukan pasti solusi yang paling baik
  • Jika ada 1 solusi, maka breadth – first search akan menemukannya
  • Jika ada lebih dari 1 solusi, maka solusi minimum akan ditemukan

Kerugiannya :

  • Membutuhkan memori yang banyak, karena harus menyimpan semua simpul yang pernah dibangkitkan dan hal ini harus dilakukan agar BFS dapat melakukan penelusuran simpul-simpul sampai di level bawah
  • Membutuhkan waktu yang cukup lama

Kesimpulan :

Teknik pencarian Breadth – First Search  ini :

Completeness : dimana teknik yang digunakan adanya solusi

Optimality : dimana teknik yang digunakan menemukan solusi yang terbaik saat adanya beberapa solusi berbeda Time complexity : waktu yang dibutuhkan cukup lama Space complexity : memori yang dibutuhkan juga banyak.

  1. Pencarian mendalam pertama (Depth – First Search)

Pada pencarian Depth – First Search dilakukan pada suatu simpul dalam setiap level dari yang paling kiri. Jika pada level yang paling dalam tidak ditemukan solusi, maka pencarian dilanjutkan pada simpul sebelah kanan dan simpul yang kiri dapat dihapus dari memori. Jika pada level yang paling dalam tidak ditemukan solusi, maka pencarian dilanjutkan pada level sebelumnya. Demikian seterusnya sampai ditemukan solusi.

Keuntungannnya :

  • Membutuhkan memori relatif kecil, karena hanya node-node pada lintasan yang aktif saja yang disimpan
  • Dan secara kebetulan, akan menemukan solusi tanpa harus menguji lebih banyak lagi dalam ruang keadaan, jadi jika solusi yang dicari berada pada level yang dalam dan paling kiri, maka DFS akan menemukannya dengan cepat (waktunya cepat)

Kerugiannya :

  • Memungkinkan tidak ditemukannya atau tidak adanya tujuan yang diharapkan, karena jika pohon yang dibangkitkan mempunyai level yang sangat dalam (tak terhingga) à tidak complete karena tidak ada jaminan akan menemukan solusi
  • Hanya mendapat 1 solusi pada setiap pencarian, karena jika terdapat lebih dari satu solusi yang sama tetapi berada pada level yang berbeda, maka DFS tidak menjamin untuk menemukan solusi yang paling baik à tidak optimal.

Thank You

Pengertian Bahasa Pemograman Java

Bahasa pemrograman Java dikembangkan petama kali oleh Sun Microsystem ( Saat ini Sun Microsystem telah diakusisi oleh Oracle Corporation ) yang dimulai oleh James Gosling dan dirilis pada tahun 1995.
Awal mulanya Java dibuat untuk kebutuhan platform independent yang dapat di embedded dalam bermacam-macam consumer electronic products seperti pemanggang roti dan refrigerator (kulkas). Salah satu proyek pertama yang dikembangkan menggunakan Java adalah personal hand-held remote control yang dinamakan Star 7. Pada saat yang sama, World Wide Web (WWW) dan Internet sedang mengalami masa kepopuleran. Gosling menyadari bahwa Java dapat digunakan untuk pemrograman Internet.

Java kian berkembang hingga bahasa pemrograman nomor satu saat ini. Berdasarkan sumber dari spectrum.ieee.org, Java masuk dalam 10 bahasa pemrograman paling populer di dunia dan menempati urutan pertama.

Apa alasannya??

Java memiliki beberapa fitur penting yang membuatnya unggul dibandingkan bahasa pemrograman lain :

Berorientasi Objek
Java memiliki kemampuan untuk membagi suatu program ke dalam objek-objek spesifik yang memiliki sifat dan tingkah laku khusus untuk menyelesaikan tertentu. Multiple inheritance juga tidak diijinkan dalam bahasa pemrograman java karena dinilai dapat membingungkan compiler serta merusak kinerja aplikasi secara keseluruhan.

Dinamis
Pengalokasian memori dalam java bersifat lebih dinamis. Pengalokasian dan penghapusan memori dilakukan secara otomatis tanpa harus membuat pointer terlebih dahulu.

Multiplatform
Inilah yang membuat bahasa pemrograman java sangat populer. Aplikasi berbasis java dapat dijalankan hampir di seluruh operating system yang ada saat ini seperti Windows, Unix, Linux, Solaris dll.
Bahkan seluruh aplikasi Android (mobile operating system paling populer saat ini) dibuat dengan bahasa pemrograman Java.
Jadi Java mempu membuat aplikasi desktop, web maupun mobile.

Multithreading
Aplikasi berbasis java mampu menjalankan beberapa task sekaligus dalam waktu bersamaan. Thread dalam Java memiliki kemampuan untuk memanfaatkan kelebihan multi processor apabila sistem operasi yang digunakan mendukung multi processor.

Copy+of+java.jpg (215×216)

Kelebihan Java :

  • Berorientasi objek , Memudahkan untuk mendesign dan mengembangkan program dengan cepat dan teliti , sehinnga mudah digunakan . Salah satu bahasa pemrograman yang berorientasi objek secara murni .
  • Mirip c++, Mempunyai sintaks yang mirip dengan bahasa pemrograman c++ . Sehingga para pengguna c++ banyak yang hijrah menggunakan Java .
  • Multiplatform, Dapat digunakan dibanyak sistem operasi .
  • Perkembangan yang luas, Dari game sampai sistem operasi handphone menggunakan program java . Misalnya Handphone Sonny Ericsson dan Opera Mini 3 yang bertipe .jar ( Java Archive ) .
  • Mempunyai pengumpulan sampah otomatis .

Kekurangan Java :

  • Proses Compile, Mengharuskan pengguna mengcompile programnya sebelum dijalankan, berbeda dengan bahasa pemrograman python yang tidak perlu mengcompile terlebih dahulu .
  • Penggunaan Memori yang besar , Berbeda dengan bahasa pemrograman lain yang hanya membutuhkan memori sedikit

Pengertian Bahasa Pemrograman C++

Di dalam artikel saya akan membahas mengenai PENGERTIAN BAHASA PEMROGRAMAN C++, di mana di dalam bahasa pemrograman c++ kita akan mengenal dan mempelajari mengenai FUNGSI INPUT/OUTPUT,  PERCABANGAN, PERULANGAN,ARRAY, dan masih banyak lagi. Bagi kalian yang suka coding dan pemrograman sudah tidak asing lagi kan. Tapi sebelum mempelajari tersebut kita mempelajari apa sih PENGERTIAN BAHASA PEMROGRAMAN C++?

Sejarah BAHASA PEMROGRAMAN C++

Bahasa C++ diciptakan oleh Bjarne Stroustrup di AT&T Bell Laboratories awal tahun 1980-an berdasarkan C ANSI (American National Standard Institute). Pertama kali, prototype C++ muncul sebagai C yang dipercanggih dengan fasilitas kelas. Bahasa tersebut disebut C dengan kelas ( C wih class). Selama tahun 1983-1984, C dengan kelas disempurnakan dengan menambahkan fasilitas pembeban lebihan operator dan fungsi yang kemudian melahirkan apa yang disebut C++. Symbol ++ merupakan operator C untuk operasi penaikan, muncul untuk menunjukkan bahwa bahasa baru ini merupakan versi yang lebih canggih dari C. Borland International merilis compiler Borland C++ dan Turbo C++. Kedua compiler ini sama-sama dapat digunakan untuk mengkompilasi kode C++. Bedanya, Borland C++ selain dapat digunakan dibawah lingkungan DOS, juga dapat digunakan untuk pemrograman Windows.

PENGERTIAN BAHASA PEMROGRAMAN C++

C++ merupakan bahasa pemrograman yang memiliki sifat Pemrograman berorientasi objek, Untuk menyelesaikan masalah, C++ melakukan langkah pertama dengan menjelaskan class-class yang merupakan anak class yang dibuat sebelumnya sebagai abstraksi dari object-object fisik, Class tersebut berisi keadaan object, anggota-anggotanya dan kemampuan dari objectnya, Setelah beberapa Class dibuat kemudian masalah dipecahkan dengan Class. Bahasa C adalah bahasa pemrograman prosedural yang memungkinkan kita untuk membuat prosedur dalam menyelesaikan suatu masalah. Bahasa pemrograman C++ adalah bahasa pemrograman yang berorientasi pada objek.

Perbedaan Antara Bahasa pemrograman C dan C++ meskipun bahasa-bahasa tersebut menggunakan sintaks yang sama tetapi mereka memiliki perbedaan, C merupakan bahasa pemrograman prosedural, dimana penyelesaian suatu masalah dilakukan dengan membagi-bagi masalah tersebut kedalam su-submasalah yang lebih kecil, sedangkan untuk C++ merupakan bahasa pemrograman yang memiliki sifat Pemrograman berorientasi objek, Untuk menyelesaikan masalah, C++ melakukan langkah pertama dengan menjelaskan class-class yang merupakan anak class yang dibuat sebelumnya sebagai abstraksi dari object-object fisik, Class tersebut berisi keadaan object, anggota-anggotanya dan kemampuan dari objectnya, Setelah beberapa Class dibuat kemudian masalah dipecahkan dengan Class.

KELEBIHAN  DARI BAHASA PEMROGRAMAN C++ :

  1. Bahasa C++ tersedia hampir di semua jenis komputer
  2. Kecepatan program jika dibanding dengan program yang sama buatan bahasa lain, C++ relatif lebih cepat.
  3. C++ adalah bahasa yang terstruktur, dengan demikian akan lebih mendukung OOP.
  4. Bahasa Standard-nya ANSI bisa dipakai diberbagai platform

KEKURANGAN DARI BAHASA PEMROGRAMAN C++:

  1. Sulitnya untuk membuat sesuatu dengan Bahasa Pemrograman C++ sehingga minat dalam memperdalam programming akhirnya harus terhenti, kecuali dengan inisitif sendiri mempelajari bahasa/teknologi lain.
  2. C++ tidak murni OOP sehingga kurang cocok untuk mengajarkan Konsep OOP karena kaidah-kaidah OOP dapat dilanggar.

Di dalam bahasa pemrograman C++ terdapat Pengarah Preprocessor Dalam Bahasa Pemrograman  C atau C++ bagian pertama yang menyusun sebuah tugas, terbentuk di pengarah preprocessor. Pengarah preprocessor menginstruksikan compiler untuk membentuk beberapa tugas sebelum komplisasi dimulai. Pengarah preprocessor #include ,salah satu yang sering terlihat,contoh #include<stdio.h> menginstruksikan compiler untuk menyertakan berkas C++ sumber yang lain sebelum kompilasi dimulai. Pengarah preprocessor yang lain adalah #define, yang merupakan definisi sebuah macro.

Deklarasi Global
Bagian utama yang kedua dari sebuah program C++ berisi deklarasi global. Deklarasi global memberitahu compiler fungsi user-defined dan variable (atau konstanta) yang dipakai untuk semua fungsi dalam program sumber. Contoh:
Int sum(int a,int b); // deklarasi fungsi user-defined sum
Int X; // deklarasi variable X

Program main ( )
Bagian utama ketiga dari program C++ adalah fungsi main ( ) (yang merupakan tubuh utama program), setiap program harus memiliki fungsi main ( ). Eksekusi program dimulai dari fungsi main ( ) dan dalam struktur program yang baik, eksekusi berujung pada fungsi ini.
Contoh :
Main( )
{
Pernyataaan;
}

Fungsi User-defined
Bagian terahir dari program C ++ berisi user-define yang merupakan kelompok dari perintah yang dibuat untuk menyempurnakan perintah-perintah program. Sewaktu anda mendeklarasikan variable, konstanta atau fungsi (yang menghasilakan nilai balik) dalam program, anda harus memberi nama variable, konstanta, atau fungsi tersebut beserta tipe datanya kepada compiler C++. Tipe mendefinisikan nilai yang dapat disimpan pada variable, atau konstanta, atau nilai yang dapat dihasilkan oleh fungsi dan juga sekumpulan operasi yang dapat dilakukan terhadap data tersebut.
Tipe data dasar pada C++ meliputi :

  • Char
  • Int
  • Short
  • Long
  • Float
  • Double
  • Long
  • double.

Klasifikasi Sistem Informasi

Klasifikasi Sistem Informasinya adalah :

  • Level Organisasi
  • Area Fungsional
  • Dukungan Yang Diberikan
  • Arsitektur Sistem Informasi

Sistem Informasi Menurut Level Organisasi :

  • Sistem Informasi Departemen, sistem informasi yang hanya digunakan dalam sebuah departemen.
  • Sistem Informasi Perusahaan, sistem terpadu yang dapat digunakan oleh sejumlah departemen secara bersama-sama.
  • Sistem Informasi Antar Organisasi, sistem informasi yang menghubungkan dua organisasi atau lebih.

Sistem Informasi Fungsional :

  • Sistem Informasi Akuntansi, sistem informasi yang menyediakan informasi yang dipakai oleh fungsi Akuntansi. Sistem ini mencakup semua transaksi yang berhubungan dengan keuangan dalam perusahaan.
  • Sistem Informasi Keuangan, sistem informasi yang meneyediakan informasi pada fungsi keuangan yang menyangkut keuangan perusahaan.
  •  Sistem Informasi Manufaktur, sistem informasi yang bekerja sama dengan sistem informasi lain untuk mendukung manajemen perusahaan dalam menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan produk atau jasa yang dihasilkan perusahaan.
  • Sistem Informasi Pemasaran, sistem informasi yang menyediakan informasi yang dipakai oleh fungsi pemasaran.
  • Sistem Informasi SDM, sistem informasi yang menyediakan informasi yang dipakai oleh personalia.

Sistem Informasi Keuangan :

Sistem Informasi Keuanagn digunakan untukung mendukung manajer keuangan dalam mengambil keputusan yang menyangkut keuangan perusahaan dan pengalokasian serta pengendalian sumber daya keuangan dalam perusahaan.

Sistem Informasi Manufaktur

  • Sistem ini digunakan untuk mendukung fungsi produksi yang meliputi seluruh kegiatan yang terkait dengan perencanaan dan pengendalian proses untuk memproduksi barangatau jasa.

Sistem Informasi Pemasaran

  • Sistem Ionformasi Pemasaranadalah sistem informasi yang menyediakan informasi yang dipakai oleh fungsi pemasaran.

Sistem Informasi Berdasarkan Dukungan yang Tersedia :

  • Sistem Pemrosesan Transaksi
  • Sistem Informasi Manajemen
  • Sistem Otomasi Perkantoran
  • Sistem Pendukung Keputusan
  • Informasi Eksekutif
  • Sistem Pendukung Kelompok
  • Sistem Pendukung Cerdas

Klasifikasi Untuk Aktifitas Manajemen

  •  Sistem Informasi Pengetahuan, sistem informasi yang mendukung aktifitas pekerja pengetahuan.
  • Sistem Informasi Operasional, sistem informasi yang berurusan dengan operasi organisasi sehari-hari.
  •  Sistem Informasi Manajerial, sistem informasi yang menunjang kegiatan-kegiatan yang bersifat manajerial.
  • Sistem Informasi Strategis, sistem informasi yang digunakan untuk menangani masalah-masalah strategis dalam organisasi.